Dikala sedang asyik menyanyi,
seseorang mengingatkan suara adalah aurat,
maka tersipu aku dgn perbuatanku,
tetap, didalam hati aku mensyukuri
kerana masih ada yang sudi mengingati~
dikala seseorang merenung,
diri tersipu,
wajahnya tak berani ditatap,
renungannya tak berani di ungkap
hanya tanda tanya yang terpahat
ADA HUTANGKAH AKU PADA DIRIMU?
setiap kali wajah tertaut,
senyuman menguntum,
tidak pernah dirancang
tidak pernah diundang
bagai diulik kebahagiaan
bagai berada di awang-awangan~
tiupan angin bagai bersaksi
memenuhi panggilan dikala hening
angin menyapa dikatakan kebetulan
itulah ayat manis yang dihidang
yang manis menjadi tawar,
yang tawar menjadi payau~
teringat tanggungjawab & beban hati gementar
berfikir pahala & dosa jiwa seriau
segalanya perlu dibimbing oleh iman
kelak tak tersasar dari jalan kebenaran~
**Memori yg tidak mampu diceritakan~ Biarkan ia pergi dari ingatan ini.
Dan segalanya akan jadi biasa-biasa saja... (W)
No comments:
Post a Comment